1. Jelaskan perbedaan pokok antara moral dengan etika, berikan contoh nyata dalam kehidupan sehari-hari!

moral dan etika berasal dari bahasa yunani yaitu Ethics yang merupakan ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan upaya menentukan perbuatan yang di lakukan manusia untuk dikatakan baik atau buruk, dengan kata lain aturan atau pola tingkah laku yang di hasilkan oleh akal manusia. Pengertian etika dan moral tersebut dihubungkan satu dengan yang lainnya kita dapat mengatakan bahwa antara etika dan moral memiliki obyek yang sama yaitu sama-sama membahas tentang perbuatan manusia untuk selanjutnya di tentukan posisinya baik atau buruk. Namun demikian dalam hal etika dan moral memiliki perbedaan

Dengan demikian tolak ukur yang di gunakan dalam moral untuk mengukur tingkah laku manusia adalah adat istiadat, kebiasaan, dan lainnya yang berlaku di masyarakat. Etika dan moral sama artinya tetapi dalam pemakaian sehari-hari Ada sedikit perbedaan. Moral di pakai untuk perbuatan yang sedang di nilai, sedangkan etika di pakai untuk system nilai yang Ada.

http://wiki.answers.com/Q/Perbezaan_dan_persamaan_antara_akhlak_etika_dan_moral

 

  1. Jelaskan perbedaan pokok antara paham kantianisme dan utilitariansime! Berikan contoh masing-masing! Paham mana yang lebih banyak dianut oleh para profesional/Insinyur di bidang keteknikan? Mengapa?
    1. Kantianisme adalah paham dimana setiap kita mengambil keputusan, kita harus membayang kan bagaimana bila kita adalah pihak yang dirugikan. Paham ini menjelaskan bahwa bila memang harus dilakukan sebuah tindakan, maka tindakan itu dilakukan tanpa memperhatikan kepentingan orang lain. Berdasarkan definisi tentang paham kantianisme tersebut cara menyelesaikan masalah diatas adalah dengan membumihanguskan instalasi riset tersebut dengan bom, yang akan meluluhlantakkan fasilitas tersebut termasuk para peneliti di dalamnya untuk menghentikan penyebaran penyakit tersebut. Pengambil keputusan tidak peduli dengan keadaan orang lain, yang ia fikirkan hanya bagaimana menghancurkan virus tersebut agar tidak menyebar lebih luas dan memakan lebih banyak korban jiwa.
    2. Utilitarianisme

Paham ini mejelaskan bahwa setiap keputusan diambil untuk sebanyak-banyaknya kesenangan banyak orang.  Jelas sekali bahwa paham ini sangat baik utuk diambil oleh para professional karena paham ini memberikan manfaat yang lebih baik untuk pekerjaannya. Paham ini memberikan beberapa pertimbangan pada sebuah keputusan yang harus diambil. Tentunya pilihan yang lebih bermanfaat akan diambil oleh sang professional. Berdasarkan definisi tentang paham utilitarianisme tersebut cara menyelesaikan masalah diatas adalah dengan mengungsikan para peneliti dan orang-orang yang ada di dalamnya, dan bagi orang yang sudah terinfeksi diisolasi ketempat yang lain agar tidak menular dan diusahakan untuk dapat pengobatan yang terbaik. Setelah semua sudah dirasa aman maka baru lah dilakukan pengeboman untuk membumihanguskan instalasi riset tersebut. Keputusan tersebut sangatlah baik karena tidak hanya mementingkan kepentingan tertentu tapi juga mementingkan kepentingan banyak orang.

http://okesofyan.wordpress.com/page/12/

 

  1. Jelaskan yang dimaksud dengan dilemma moral, beri contoh dalam kejadian
    dalam kehidupan sehari-hari!.

Pengertian dilema adalah sebuah situasi di mana Anda harus memilih antara dua alternatif yang sama-sama tidak menyenangkan. Ada pepatah lama yang mengatakan “anda akan berada di ujung tanduk dilema” yang menunjukkan betapa menyakitkan dapat posisi ini. Sebuah dilema moral bahkan lebih buruk, karena pilihan apapun yang Anda pilih, seseorang atau sesuatu akan menderita. Dalam dilema moral, anda harus memutuskan secara moral tindakan yang benar, bukan hanya yang Anda inginkan.

Contoh terkenal dilema moral adalah:

Dokter terkait pengungkapan rahasia medis pasien demi kepentingan pihak ketiga.

http://medicalera.com/qna_answer.php?thread=17925

 

  1. Salah satu syarat untuk menjadi profesional adalah dimilikinya kompetensi dalam bidangnya. Sehubungan dengan hal tersebut jelaskan kompetensi utama dan kompetensi penunjang yang harus dimiliki oleh Sarjana Teknik Industri Indonesia!

Fakultas Teknik mampu menghasilkan lulusan Sarjana Teknik dengan kualifikasi :

  1. Memiliki keahlian di bidang Mesin Produksi dan Mesin Tenaga sesuai dengan bidangnya.
  2. Memiliki keahlian di bidang Teknik Industri secara profesional untuk meningkatkan hasil produksi.
  3. Memiliki keahlian teknik untuk mengembangkan kreatifitas secara terus-menerus yang mengacu pada IPTEK.
  4. Memiliki keahlian di bidang teknik untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan industri tentang mesin produksi, mesin tenaga serta desain produk.
  5. Menghasilkan lulusan Sarjana Teknik yang mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, industri tentang otomotof, mesin produksi serta proses industri.

http://www.wijayaputra.ac.id/fakultas-teknik.php